Teknologi Pupuk Organik

Paradigma Baru Peningkatan Produksi

Teknologi Pupuk Hayati

Posted by agrot3k on January 21, 2009

SMS Agrobost ( Teknologi Pupuk Hayati )
Deptan No: L 023/HAYATI/PPI/III/2006

1-25-2009-1-46-48-am
Teknologi ramah lingkungan perpaduan pupuk kimia dan Agricultural Growth Promoting Inoculant.
Sebuah terobosan bagi peningkatan produksi padi dan menghemat pupuk Urea, SP36, KCL, dan NPK sebesar 50%.
Sebuah terobosan bagi peternakan, dan juga bagi tambak ikan, udang dll.

Latar Belakang
Sistim produksi pertanian kita dalam 40 tahun terakhir hanya mengandalkan kesuburan kimia saja, padahal kesuburan tanah merupakan keseimbangan antara kesuburan fisik, kimia dan biologi.
Faktor Biologi
Sebagai akibat kandungan humus tanah menjadi rendah (sekitar 1 %). Ada satu cara pengembalian kesuburan melalui penambahan kompos atau pupuk kandang, tetapi sulit dilakukan disamping biaya mahal karena diperlukan kompos dalam jumlah yang besar minimal 5 ton/ha/musim.
Faktor Kimia
Kebutuhan pupuk (Urea, SP36, KCL, dll) terus meningkat setiap tahunnya sekitar 8,5% – 10% per tahun. Sementara kapasitas produksi pabrik pupuk nasional tidak memenuhi kebutuhan, kendala sistim tata niaga dan distribusi yang parah, kelangkaan urea dan gejolak harga yang menyulitkan petani. Sedangkan pada komponen produksi padi, pupuk menjadi penentu keberhasilan mencapai 55%.
Teknologi Pupuk Biologi Mikroba
Memiliki kandungan Agricultural Growth Promoting Inoculant, suatu inokulan campuran yang berbentuk cair, mengandung hormon tumbuh dan berbahan aktif bakteri penambat N2 secara asosiatif, mikroba pelarut P dan penghasil selulase.
Beberapa jenis mikroba penting yang dibutuhkan dalam proses penyuburan tanah secara biologi antara lain :
• Azospirillum
• Azotobacter
• Mikroba Pelarut P
• Lactobacillus
• Mikroba Pendegradasi Selulasa
• Hormon Tumbuh Indole Acetic Acid
• Enzim Selulase

Testimonial:
Jenis-jenis mikroba dan enzim tersebut dapat bekerja secara maksimal sehingga terjadi penghematan penggunaan pupuk kimia. Sedangkan hormon tumbuh dengan dosis tinggi memacu pertumbuhan dan jumlah anakan padi. Peningkatan jumlah anakan padi, secara otomatis meningkatkan kapasitas produksi

KH.Lutfi Ahmad, Jember Jawa Timur
Saya sudah menggunakan SMS Agrobost 3 tahun berturut-turut untuk padi, kedelai, sengon dan pohon balsa. Dulu saya panen 6,5 ton/ha sekarang menjadi 8,4 ton/ha. Harganya paling murah dibanding organik lain.

Ismakun Budiono, Bengkulu
Sudah hampir 3 tahun saya menggunakan SMS Agrobost untuk kebun kelapa sawit saya. Dibandingkan dengan kebun orang lain yang umurnya sama didaerah yang sama, produksi kelapa sawit saya lebih tinggi 25%-30%. Penggunaan urea, SP36 dan KCL berkurang lebih dari separo. Padi dan jagung saya juga meningkat hasilnya setelah menggunakan SMS Agrobost.

Ibu Tjutju Jumiar Solehah, Sukabumi
Dikenal sebagai ratu singkong, karena mampu menghasilkan singkong diatas 170 ton/ha yang dikenal sebagai singkong raksasa, setelah menggunakan teknologi SMS Agrobost.<!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–>

Benefit dan Penggunaan SMS Agrobost

1-25-2009-1-50-08-am

    Organik Tani

  • Hasil panen akan bertambah 20%-50% dari biasanya (hasil optimal)
  • Penggunaan pupuk kimia lebih hemat 50% dari biasanya
  • Mampu menguraikan pestisida(residu s/d 0%) dan mengurangi tumbuhnya gulma
  • Kebutuhan sekali tanam perhektar sebanyak 6 liter
  • Mengencerkan 1 – 2 liter dengan 100 – 150 liter air, diamkan beberapa saat
  • Sekali penyiraman/penyemprotan diperlukan 1 s/d 2 liter untuk 1 hektar tanaman

Organik Ternak

  • Sistim pencernaan akan lebih optimal sehingga selera makan tinggi
  • Hewan lebih tahan terhadap penyakit dan cuaca
  • Tingkat penggemukan dan pertumbuhan menjadi tinggi (maksimal)
  • Mengurangi bau kotoran hewan
  • Hewan Besar dosis 20 ml(2 tutup botol) diencerkan dengan 15-20 liter air(diminumkan), diencerkan dengan 0,5-1 liter air jika dicampur/disiramkan dalam makanan, per ekor diberikan setiap sore hari
  • Hewan Kecil dosis 10 ml(1 tutup botol)diencerkan dengan 2 liter air(diminumkan), diencerkan dengan 0,5 liter air jika dicampur/disiramkan dalam makanan, per ekor setiap sore

 

Organik Tambak

  • Memecah/mengurai racun-racun, pestisida dan sisa-sisa makanan atau bahan organik sehingga kwalitas air dan biotanya selalu terjaga/terkontrol dengan baik
  • Menumbuhkan spora yang ada pada tanah/lumpur menjadi kecambah(plankton) yaitu makanan alami ikan, udang dan belut
  • Kedalaman 70cm – 90cm dosis 8 s/d 10 liter per hektar;
  • Kedalaman 140cm – 160cm dosis 14 s/d 16 liter per hektar
  • Setelah pengolahan tanah taburkan/siramkan 2 liter yang sudah diencerkan dengan 60 – 80 liter air per hektar
  • Jangka waktu 3 hari masukan air secukupnya dalam kolam/tambak lalu taburkan kembali larutan 2 liter SMS Agrobost dengan 60-80 liter secara merata, dalam 5-7 hari kemudian benih ditaburkan

 

Contac Person : Benny Benyamin 0813 98 3725 98; 021 70133433; 02193108056

Email : benny.benyamin@ymail.com; beben07@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: